Doa Bangun Tidur

 

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ

Alhamdu lilla-hil ladzi- ahya-na- ba’da ma- ama-tana- wa ilaihin nusyu-r.

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya kami kembali”

 

عَنْ الْبَرَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ … وَإِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Barra’ berkata bahwa Nabi saw apabila bangun dari tidur mengucapkan doa “Alhamdu lilla-hil ladzi- ahya-na- ba’da ma- ama-tana- wa ilaihin nusyu-r”.

Hadis sahih diriwayatkan oleh Muslim (Shahih Muslim, Kitab al-Dzikr wa al-Du’a’ wa al-Taubah wa al-Istigfar, no. 4886).

Hadis ini juga diriwayatkan dari Hudzaifah oleh Bukhari (Shahih, Kitab al-Da’wat, no. 5837, 5839, 5849; Kitab al-Tauhid, no. 6845), Abu Dawud (Sunan, Kitab al-Adab, no. 4390), Tirmidzi (Sunan, Kitab al-Da’wat ‘an Rasulillah, no. 3339), Ahmad ibn Hanbal (Musnad, Baqiy Musnad al-.Anshar, no. 22184, 22198, 22280, 22301), ad-Darimiy (Sunan, Kitab al-Isti’dzan, no. 2570).

 

referensi :

  • Suara Muhammadiyah Edisi 07-2002
wahiduddin
wahiduddin
Seorang cucu Da'i yang ingin menjadi pendakwah, sedang belajar mengajak kepada yang ma'ruf dan meninggalkan yang mungkar. Belajar berdakwah dan mencari jalan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *